Bukan Representasi Perubahan, Demokrat Tolak Sandiaga Uno Jadi Wapres Anies Baswedan

- Jumat, 12 Mei 2023 | 13:59 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat mencoba tenunan khas NTT pada salah satu UMKM binaan PLN di Labuan Bajo. (Dok. PLN)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat mencoba tenunan khas NTT pada salah satu UMKM binaan PLN di Labuan Bajo. (Dok. PLN)

ALOWARTA.COM - Partai Demokrat menolak eks politisi Gerindra Sandiaga Uno sebagai wakil presiden (wapres) dari Anies Baswedan dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Hal itu disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis Herzaky Mahendra Putra yang menegaskan bahwa penolakan itu karena Sandiaga Uno dianggap tidak memiliki visi yang sama karena telah bergabung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk dalam kabinet sebagai Menteri.

Herzaky menghormati keinginan Sandiaga Uno untuk masuk ke gerbong koaliasi perubahan, namun untuk tahun 2024 ini terasa berat.

Baca Juga: Ingin Jadi Ketua DPR Sandiaga Uno Hengkang Dari Gerindra, Berlabuh ke PPP

"Kami menghormati Mas Sandi karena pernah berjuang bersama di Pilpres 2019, hanya kalau berjuang kembali di 2024 sepertinya berat," ujar Herzaky dalam keterangannya dikutip Alowarta.com, Jumat (12/5/2023).

Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat itu menyampaikan dengan keputusan Sandiaga Uno yang menerima mandat sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif dianggap telah mengecewakan para pendukungnya di Pilpres 2019 lalu.

"Beliau sudah memilih mendukung Pak Jokowi dan meninggalkan pendukungnya di Pilpres 2019 dengan masuk di kabinet," paparnya.

Baca Juga: Dikabarkan Loncat Ke PPP Demi Maju Capres, Sandiaga Uno Temui Prabowo Subianto yang Ekspresinya Datar

Lanjut Herzaky menegaskan pasangan duet Anies Baswedan harus berasal dari sosok yang mendukung perubahan atau bukan bagian dari pemerintahan Presiden Jokowi.

"Sosok capres-cawapres Koalisi Perubahan seharusnya merupakan representasi perubahan," tegasnya.

Lebih lanjut Herzaky mengatakan bukan hanya Sandiaga Uno, siapapun orang yang menjadi wakil Anies Baswedan tidak boleh titipan dari orang-orang pemerintahan yang saat ini berkuasa.

Baca Juga: Anas Urbaningrum Akan Bebas Bikin AHY Dan Demokrat Ketar-Ketir

"Bukan titipan, Presiden Jokowi, LBP ataupun bagian dari statu quo, siapapun itu," tukas Herzaky.

Sebelumnya, Sandiaga Uno memberikan sinyal ingin berjuang kembali dengan PKS, yang mana PKS menjadi salah satu dari partai Koaliasi Perubahan 

Halaman:

Editor: Ahlan Farki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X