Kader NU Banyak Diincar Dalam Pilpres 2024, Gus Yahya Bilang Begini

- Selasa, 16 Mei 2023 | 16:43 WIB
Tangkapan Layar Gus Yahya (Tangkapan layar TVNU)
Tangkapan Layar Gus Yahya (Tangkapan layar TVNU)

ALOWARTA.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan bahwa NU tidak berpolitik praktis dan terlibat dalam mengusung calon presiden(capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

Menurut Gus Yahya, NU bukanlah partai politik (parpol) sehingga tidak bisa mendukung atau mengusung capres atau cawapres.

 

Begitu juga kata Gus Yahya soal calon arah dukungan NU, ia tidak bisa menjawab akan ditunjukkan kepada siapa.

Baca Juga: Gus Yahya: Kita Punya Mandat Perjuangkan Ilmu Pengetahuan

"Klau sampeyan tanya arahnya (NU) kita dukung calon presiden mana ya ndak bisa jawab hari ini, gimana wong kita bukan partai politik, yang sudah jelas sekarang itu baru PDIP sudah mengumumkan calon presiden lah NU ini bukan parpol," ujar Gus Yahya dikutip Alowarta.com dari akun Youtube TVNU Televisi Nahlatul Ulama, Selasa, 16 Maret 2023.

Gus Yahya menceritakan di momen Pilpres ini ada gerakan yang meminta NU tidak mencalonkan kader NU naturalisasi atau meminta mendukung kader NU asli, namun Gus Yahya bingung maksud dari NU naturalisasi dan NU asli itu seperti apa.

"Kemarin ada yang demo minta supaya NU menjalankan kader asli. Saya tidak tahu kalau bikin begini siapa, bikin gerakan apa, mau bikin isu apa pertama lah NU kok ditanyain calon gitu lho, lah NU bukan parpol," tegasnya.

Baca Juga: Kelakar Gus Yahya Usai Sandang Doktor Kehormatan: UIN Selamatkan UGM dari Kebakaran

Kakak kandung Menteri Agama itu mengatakan salah alamat jika para demonstran itu meminta agar NU mencalonkan presiden.

"Kita ini tidak bisa mencalonkan presiden paham tidak, kita bukan parpol, kalau mau minta calon-calon minta sama partai jangan minta sama NU," ucap Gus Yahya.

Lebih lanjut Gus Yahya mengatakan tidak ada istilah kader NU asli atau bukan, ia malah bertanya apakah ukuran kader NU asli itu seorang Gus atau sapaan bagi putra kyai, lalu bagi kader NU yang bukan keturunan kyai dianggap bukan NU asli.

Baca Juga: Gus Yahya: Hari Santri Nasional Bentuk Balas Jasa Negara kepada NU

"Nah sekarang apalagi nuntut calon kader NU asli yang asli itu yang kayak gimana apa ukurannya kader NU harus asli itu harus Gus yang nggak Gus nggak asli," ucapnya.

Halaman:

Editor: Ahlan Farki

Sumber: YouTube TVNU Televisi Nahdlatul Ulama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X